Allah SWT memberikan/menjanjikan surga bagi kaum manusia yang bertaqwa kepada-Nya, begitu sebaliknya Allah SWT akan membalas semua perbuatan kaum manusia yang pendosa dengan neraka.

Pengertian dan penjelasan definisi ahli neraka Allah SWT berfirman dalam Al Qur’an,

انْطَلِقُوا إِلَىٰ مَا كُنْتُمْ بِهِ تُكَذِّبُونَ

“(Dikatakan kepada mereka pada hari kiamat): “Pergilah kamu mendapatkan azab yang dahulunya kamu mendustakannya.” (QS. Al-Mursalat: 29)

Penjelasan/pernyataan yang diungkapan ayat diatas ditujukan kepada kaum kafir pada hari kiamat kelak. (Al-Qurthubi, Al-Jami’ li Ahkam al-Qur’an, 19/162). Dalam ayat selanjutnya Allah SWT menegaskan, وَيْلٌ يَوْمَئِذٍ لِلْمُكَذِّبِينَ “Kecelakaan yang besarlah pada hari itu bagi orang-orang yang mendustakan.” (QS. Al-Mursalat: 28)

Ayat diatas menjelaskan, Wahbah az-Zuhaili berkata, “Azab dan kehinaan pada hari kiamat yang menegangkan disediakan untuk orang-orang yang mendustakan para utusan Allah SWT dan ayat-ayat-Nya. Tidak ada tempat lari bagi mereka dari azab-azab itu.” (Az-Zuhaili, At-Tafsir al-Munir, 29/327). Alhasil, jelas yang bakal menjadi ahli neraka adalah para pendosa. Mereka adalah kaum kafis dan kaum fasik yang mendustakan para utusan Allah SWT dan syariah-Nya yang mereka bawa.

Dengan demikian haram bagi kaum muslim untuk mengingkari atau mencampakkan sebagain syariah islam dari realitas kehidupan dengan menerapkan sekularisme (pemisahan agama dari kehidupan). Allah SWT dengan tegas mengecam sikap semacam ini dalam firmannya,

ثُمَّ أَنْتُمْ هَٰؤُلَاءِ تَقْتُلُونَ أَنْفُسَكُمْ وَتُخْرِجُونَ فَرِيقًا مِنْكُمْ مِنْ دِيَارِهِمْ تَظَاهَرُونَ عَلَيْهِمْ بِالْإِثْمِ وَالْعُدْوَانِ وَإِنْ يَأْتُوكُمْ أُسَارَىٰ تُفَادُوهُمْ وَهُوَ مُحَرَّمٌ عَلَيْكُمْ إِخْرَاجُهُمْ ۚ أَفَتُؤْمِنُونَ بِبَعْضِ الْكِتَابِ وَتَكْفُرُونَ بِبَعْضٍ ۚ فَمَا جَزَاءُ  مَنْ يَفْعَلُ ذَٰلِكَ مِنْكُمْ إِلَّا خِزْيٌ فِي الْحَيَاةِ الدُّنْيَا ۖ وَيَوْمَ الْقِيَامَةِ يُرَدُّونَ  إِلَىٰ أَشَدِّ الْعَذَابِ ۗ وَمَا اللَّهُ بِغَافِلٍ عَمَّا تَعْمَلُونَ

“Kemudian kamu (Bani Israil) membunuh dirimu (saudaramu sebangsa) dan mengusir segolongan daripada kamu dari kampung halamannya, kamu bantu membantu terhadap mereka dengan membuat dosa dan permusuhan; tetapi jika mereka datang kepadamu sebagai tawanan, kamu tebus mereka, padahal mengusir mereka itu (juga) terlarang bagimu. Apakah kamu beriman kepada sebahagian Al Kitab (Taurat) dan ingkar terhadap sebahagian yang lain? Tiadalah balasan bagi orang yang berbuat demikian daripadamu, melainkan kenistaan dalam kehidupan dunia, dan pada hari kiamat mereka dikembalikan kepada siksa yang sangat berat. Allah tidak lengah dari apa yang kamu perbuat.” (QS. Al-Baqarah: 85)

Dalam ayat diatas mengingkari/menolak sebagian wahyu Allah SWT dalam kitab-Nya cukup menjadikan pelakukan diazab (menjadi ahli neraka). Rasulullah SAW bersabda,

“Aku telah meninggalkan kalian dalam keadaan yang terang benderang, malamnya bagaikan siang harinya. Setelahku tidak akan ada yang tersesat kecuali orang yang celaka.” (HR. Ahmad)

Baca Juga “Surga Hanya Untuk Kaum Bertaqwa”

Sumber: Buletin Dakwah Kaffah Edisi 47, 29 Syawal 1949 H